Pengusaha Pengurusan Jasa Kepabeanan (PPJK)

Pengusaha Pengurusan Jasa Kepabeanan (PPJK)

Pengusaha Pengurusan Jasa Kepabeanan

Pengusaha Pengurusan Jasa Kepabeanan (PPJK) adalah badan usaha yang melakukan kegiatan pengurusan pemenuhan kewajiban pabean untuk dan atas kuasa importir atau eksportir.

Pengurusan Pemberitahuan Pabean atas barang impor atau ekspor dilakukan oleh importir atau eksportir. Dalam hal pengurusan Pemberitahuan Pabean tidak dilakukan sendiri, importir atau eksportir dapat memberikan kuasanya kepada Pengusaha Pengurusan Jasa Kepabeanan. Ada banyak alasan kenapa perusahaan yang melakukan kegiatan impro dan ekspor, menggunakan jasa PPJK , antara lain :
1. Tidak memiliki bagian yang memahami proses customs clearance (bea cukai)
2. efisiensi dan kecepatan dalam proses kepabeanan
3. Tidak mau repot dengan urusan customs clearance
Keberadaan PPJK diharapkan dapat membantu kelancaran arus barang dengan biaya yang transparan, karena setiap PPJK yang resmi pasti mempunyai seorang atau lebih ahli kepabeanan.

Pengusaha Pengurusan Jasa Kepabeanan (PPJK) yang akan melakukan pemenuhan kewajiban pabean harus melakukan Registrasi Kepabeanan ke Direktorat Jenderal Bea dan Cukai, untuk mendapatkan akses kepabeanan. Yang dimaksud Akses Kepabeanan adalah akses yang diberikan kepada Pengguna Jasa untuk berhubungan dengan sistem pelayanan kepabeanan baik yang menggunakan teknologi informasi maupun manual.

Persyaratan Untuk dapat melakukan Registrasi Kepabeanan

Pengguna Jasa Kepabeanan harus memiliki :
1. NIB ;
2. NPWP; dan
3. keterangan status Wajib Pajak dengan status valid.
4. harus memiliki pegawai yang berkualifikasi sebagai ahli kepabeanan yang dibuktikan dengan :
a. sertifikat ahli kepabeanan,
b. identitas ahli kepabeanan (KTP),
c. surat ketengan bekerja dari PPJK, dan
d. surat pernyataan ahli kepabeanan tidak bekerja di PPJK lain.
Ahli Kepabeanan adalah orang yang memiliki pengetahuan dan pemahaman di bidang kepabeanan dan memiliki Sertifikat Ahli Kepabeanan yang dikeluarkan oleh Badan Pendidikan dan Pelatihan Keuangan, Kementerian Keuangan.

Prosedur untuk mendapatkan akses kepabeanan sebagai Pengusaha Pengurusan Jasa Kepabeanan (PPJK) :

Pengusaha Jasa Kepabeanan

(1) Mengajukan permohonan Registrasi Kepabeanan kepada Direktur Jenderal, melalui sistem OSS yang terintegrasi dengan Sistem Indonesia National Single Window (SINSW) dan Portal Direktorat Jenderal Bea dan Cukai.
(2) Registrasi Kepabeanan dilakukan dengan mengisi data paling sedikit memuat:
a. NIB;
b. NPWP;
c. identitas dan alamat badan usaha;
d. identitas dan alamat penanggung jawab;
e. Klasifikasi Baku Lapangan Usaha Indonesia (KBLI);
f. legalitas badan usaha;
g. jumlah modal; dan
h. jumlah tenaga kerja Indonesia atau asing.
(3) Permohonan registrasi sebagai PPJK termasuk dalam kategori izin komersial atau operasional
(3) Menyampaikan Pemenuhan Komitmen Registrasi Kepabeanan disampaikan melalui sistem OSS. Pemenuhan Komitmen adalah pernyataan Pelaku Usaha untuk memenuhi persyaratan Izin Usaha dan/ atau Izin Komersial atau Operasional.

Direktorat Jenderal Bea dan Cukai :

Direktur yang mempunyai tugas dan fungsi mengenai Registrasi Kepabeanan :
a. melakukan penelitian terhadap kesesuaian data persyaratan atas pemenuhan Komitmen Registrasi Kepabeanan
b. memberikan persetujuan atau penolakan terhadap pemenuhan Komitmen Registrasi Kepabeanan paling lama 3 (tiga) jam kerja terhitung sejak penyampaian pemenuhan Komitmen Registrasi Kepabeanan.
c. Dalam hal pemenuhan Komitmen Registrasi Kepabeanan disetujui atau tidak disetujui, menyampaikan notifikasi persetujuan atau penolakan pemenuhan Komitmen RegistrasiKepabeanan ke sistem OSS.

Lembaga OSS :

Berdasarkan notifikasi tersebut, Lembaga OSS untuk dan atas nama Direktur Jenderal menerbitkan persetujuan atau penolakan Izin
Komersial atau Operasional Registrasi Kepabeanan.

Cara memilih PPJK yang benar .

Ada banyak perusahaan jasa kepabeanan yang menawarkan jasa pengurusan kegiatan impor dan/atau ekspor. Bagaimana memilih yang terbaik ? Pemilihan PPJK merupakan hal yang sangat penting, karena jika salah memilih PPJK maka arus barang bisa terhambat dan/atau bisa menimbulkan biaya tambahan yang lebih besar, seperti demorage ataupun denda.
Ada banyak PPJK yang menawarkan jasanya melalui internet maupun offline. Tidak ada penilaian yang pasti bagaimana memilih PPJK yang tepat, karena semua mempunyai kekurangan dan kelebihan masing-masing. Anda bisa meminta referensi dari perusahaan lain tentang PPJK yang terpercaya, atau melakukan seleksi sendiri terhadap PPJK yang melakukan penawaran jasanya.

Berikut ini beberapa pertimbangan, untuk memilih PPJK yang tepat :
a. Legalitas PPJK. Meliputi : Perijinan yang dimiliki, Alamat yang Jelas, Penanggung Jawab.
b. Kredibilitas (apa pernah melakukan pelanggarana kepabeanan)
c. Membuat Surat Kuasa Yang Jelas, memuat : tanggungjawab dan kewajiban masing-masing pihak, waktu penyelesaian pekerjaan, kejelasan biaya apa saja yang timbul dalam penyelesaian kepabeanan, dan hal lain yang dianggap penting.

*** Notes : Perusahaan yang telah mendapat sertifikasi AEO, mempunyai nilai tambah lebih dan lebih dapat dipercaya.

BACA JUGA :
Penyederhanaan Prosedur Registrasi Kepabeanan

2 thoughts on “Pengusaha Pengurusan Jasa Kepabeanan (PPJK)”

  1. Pingback: Ahli Kepabeanan adalah orang yang memiliki pengetahuan , pemahaman

  2. Pingback: Customs Clearance Bea Cukai adalah sebuah proses pengeluaran barang

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Shares