Penelitian Ulang (Penul) Bea Cukai : Tarif dan Nilai Pabean

Penelitian Ulang Bea Cukai

Penelitian Ulang Bea Cukai

Penelitian Ulang Bea Cukai atau biasa disebut Penul, adalah penelitian kembali atas tarif dan/atau nilai pabean yang diberitahukan dalam dokumen pemberitahuan pabean impor dan penelitian kembali atas tarif, harga, jenis, dan/atau jumlah barang yang diberitahukan dalam dokumen pemberiatahuan pabean ekspor melalui pengujian dengan data, informasi dan dokumen lain terkait.

Apakah Anda pernah mengalami pengalaman seperti ini :
Setelah beberapa bulan pengajuan Pemberitahuan Impor Barang (PIB), kemudian (tiba-tiba) mendapatkan Surat Penetapan Kembali Tarif dan Nilai Pabean (SPKTNP) berupa tagihan Bea Masuk dan PDRI atas impor yang telah dilakukan ?
Jika iya, itu adalah hasil dari kegiatan penelitian ulang (Penul) atas dokumen pemberitahuan Pabean.

Ketentuan tentang Penelitian Ulang diatur dalam Peraturan Direktur Jenderal Bea dan Cukai Nomor : 08/BC/2017 tentang Petunjuk Pelaksanaan Penelitian Ulang, sebagaimana diubah dengan Per-25/BC/2019.

Direktur Jenderal dapat menetapkan kembali :
1. tarif dan/atau nilai pabean dalam jangka waktu 2 (dua) tahun sejak tanggal pendaftaran Pemberitahuan Pabean Impor ; dan/atau 2. perhitungan bea keluar dalam jangka waktu 2 (dua) tahun sejak tanggal pendaftaran Pemberitahuan Pabean Ekspor.

Direktur Audit Kepabeanan dan Cukai, Kepala Kantor Wilayah, Kepala Kantor Pelayanan Utama melakukan Penelitian Ulang berdasarkan pelimpahan kewenangan dari Direktur Jenderal Bea dan Cukai.

Obyek penelitian ulang :

  1. Dokumen Pemberitahuan Impor, yang melliputi : pemberitahuan tarif dan/atau nilai pabean.
    Dilakukan terhadap dokumen Pemberitahuan Pabean Impor yang lebih dari 30 (tigapuluh) hari sejak tanggal pendaftaran.
  2. Dokumen Pemberitahuan Pabean Ekspor, yang meliputi :
    a. Tarif bea keluar ;
    b. Harga Ekspor ;
    c. Jenis barang ekspor ; dan/atau
    d. Jumlah barang ekspor
    Dilakukan terhadap dokumen Pemberitahuan Pabean Ekspor, yang telah lebih dari :
    a. 45 (empat puluh lima) hari terhitung sejak tanggal pendaftaran Pemberitahuan Pabean atas ekspor Migas dan BBM ; atau
    b. 30 (tiga puluh) hari terhitung sejak tanggal pendaftaran Pemberitahuan Pabean atas ekspor selain Migas dan BBM

Prosedur Penentuan Obyek Penelitian Ulang :

Obyek Penelitian Ulang ditentukan berdasarkan :
a. hasil analisis data dan informasi berdasarkan manajemen resiko ; dan/atau
b. rekomendasi dari unit satuan kerja atau instansi lainnya
Dituangkan dalam Risalah Hasil Analis (RHA).

Selanjutnya Risalah Hasil Analisis (RHA) akan dilakukan penelitian untuk memastikan bahwa Objek Penelitian Ulang yang disampaikan belum atau tidak sedang dilakukan penelitian ulang atau audit.
Dalam hal, atas Risalah Hasil Analisis (RHA) yang disetujui untuk dilakukan Penelitian Ulang ; Direktur Audit Kepabeanan dan Cukai akan menerbitkan Nomor Penugasan Penelitian Ulang (NPP)

Pelaksanaan Penelitian Ulang Bea Cukai

Tahapan Kegiatan Pelelitian Ulang adalah sebagai berikut :

(1.) Penerbitan ST

Penelitian Ulang dilaksanakan oleh Pejabat Pemeriksa berdasarkan Surat Tugas (ST) yang diterbitkan berdasarkan Nomor Penugasan Penelitian Ulang (NPP), dengan ketentuan :
a. Penelitian Ulang pada Kantor Pusat diterbitkan dan ditandatangani oleh Direktur Audit Kepabenan dan Cukai atas nama Direktur Jenderal ; atau
b. Penelitian Ulang pada Kantor Wilayah atau Kantor Pelayanan Utama, diterbitkan dan ditandatangani oleh Kepala Kantor Wilayah atau Kepala Kantor Pelayanan Utama atas nama Direktur Jenderal.

(2) Permintaan Data

Dalam melaksanakan Penelitian Ulang, Pejabat Pemeriksa Dapat :
a. meminta data dan/atau dokumen ;
b. meminta contoh barang ;
c. melakukan konsultasi dan/atau meminta keterangan lisan dan/atau tertulis kepada pihak perusahaan atau orang yang diberi kuasa untuk mewakili perusahaan ; dan/atau
d. melakukan pengujian contoh barang melalui laboratorium dan identifikasi barang Bea dan Cukai dan/atau laboratorium lainnya sesuai dengan ketentuan yang mengatur mengenai pengujian laboratorum yang berlaku.

(3) Kewajiban Perusahaan

Atas pemintaan data tersebut, perusahaan atau orang yang diberi kuasa untuk mewakili perusahaan harus memberikan :
a. data dan/atau dokumen ;
b. keterangan lisan dan/atau tertulis ; dan/atau
c. contoh barang untuk kepentingan pengujian
dalam jangka waktu paling lama 7 (tujuh) hari sejak tanggal pengiriman surat permintaan data.

Apabila dalam jangka waktu 7 (tujuh) hari tidak menyerahkan seluruh atau sebagian data yang diminta, maka perusahaan diberikan Surat Peringatan Pertama (SP1).
Jika dalam jangka waktu 3 (tiga) hari kerja sejak diterbitkannya SP1, perusahaan tidak menyerahkan data sebagian atau seluruh data yang diminta, maka kepada perusahaan akan diberikan Surat Peringatan Kedua (SP2).
Apabila dalam jangka waktu 3 (tiga) hari kerja sejak diterbitkannya SP2, perusahaan tidak menyerahkan sebagian atau seluruh data, maka pejabat pemeriksa melaksanakan Penelitian Ulang berdasarkan data yang ada.

(4) Pengujian dan Dokumentasi

Pejabat Pemeriksa melakukan pengujian data, dokumen, dan/atau informasi yang diterima dari perusahaan atau orang yang diberi kuasa untuk mewakili perusahaan, dan mendokumentasikan ke dalam Kertas kerja Penelitian Ulang (KKPU).
Kertas kerja Penelitian Ulang (KKPU) terhadap Pemberitahuan Pabean Impor, paling kurang memuat informasi tentang :
a. data perusahaan
b. nilai pabean dan/atau tarif impor yang diberitahukan ;
c. nilai pabean dan/atau tarif impor hasil Penelitian Ulang ; dan
d. keterangan/alasan penetapan

Kertas kerja Penelitian Ulang (KKPU) terhadap Pemberitahuan Pabean Ekspor, paling kurang memuat informasi tentang :
a. data perusahaan
b. jumlah, jenis, tarif dan harga ekspor yang diberitahukan ;
c. jumlah, jenis, tarif dan harga ekspor hasil Penelitian Ulang ; dan
d. keterangan/alasan penetapan

Berdasarkan Kertas kerja Penelitian Ulang (KKPU), Pejabat Pemeriksa membuat Nota Hasil Penelitian Ulang (NHPU).

(3) Jangka Waktu Penyelesaian Penelitian Ulang

Pelaksanaan penelitian Ulang harus diselesaikan dalam jangka waktu paling lama 30 (tiga puluh) hari sejak tanggal diterbitkannya Surat Tugas.
Jika dalam jangka waktu 30 (tiga puluh) hari pelaksanaan Penelitian Ulang belum selesai, Pejabat pemeriksa dapat mengajukan permohonan perpanjangan penyelesaian Penelitian Ulang kepada Direktur, Kepala Kantor Wilayah, atau Kepala Kantor Pelayanan Utama dengan menyebutkan alasan keterlambatannya.
Direktur, Kepala Kantor Wilayah, atau Kepala Kantor Pelayanan Utama dapat memperpanjang waktu penyelesaian Penelitian Ulang paling lama 30 hari, dan tidak dapat diperpanjang kembali.

(4) Tindak Lanjut Hasil Penelitian Ulang :

Tindak lanjut Hasil Penelitian Ulang merupakan setiap surat yang dikeluarkan untuk menindaklanjuti Nota Hasil Penelitian Ulang (NHPU). Hasil Penelitian Ulang dapat berupa ditemukan atau tidak ditemukan kekurangan/kelebihan bayar.
Tindak lanjut hasil Penelitian Ulang, berupa :

  1. Penerbitan Surat Penetapan Kembali Tarif dan/atau Nilai Pabean (SPKTNP) oleh Direktur, Kepala Kantor Wilayah, Kepala Kantor Pelayanan Utama ; dalam hal hasil Penelitian Ulang atas Pemberitahuan Pabean Impor ditemukan kekurangan/kelebihan bayar.
  2. Penerbitkan Surat Penetapan Kembali Perhitungan Bea Keluar (SPKBK) oleh Direktur, Kepala Kantor Wilayah, Kepala Kantor Pelayanan Utama ; Dalam hal Penelitian Ulang atas Pemberitahuan Pabean Ekspor ditemukan kekurangan/kelebihan bayar.
  3. Rekomendasi kepada pihak lain, berupa :
    a. Rekomendasi untuk dilakukan audit, jika diperlukan data dan informasi yang pemeriksaannya memerlukan mekanisme audit.
    b. Rekomendasi untuk dilakukan penelitian mendalam kepada unit yang menangani penyidikan jika ditemukan adanya indikasi tindak pidana.
    c. Rekomendasi kepada Direktorat Jenderal Pajak atau Instansi lainnya, jika ditemukan adanya indikasi pelanggaran terhadap ketentuan perpajakan atau ketentuan instansi lain yang terkait.

BACA JUGA :
Tatalaksana Audit Kepabeanan Cukai

1 thought on “Penelitian Ulang (Penul) Bea Cukai : Tarif dan Nilai Pabean”

  1. Pingback: Penetapan Klasifikasi Sebelum Impor(PKSI) Peraturan Menteri 194/pmk.04

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *