Konsolidasi Barang Ekspor

Konsolidasi Barang Ekspor

Konsolidasi Barang Ekspor adalah kegiatan mengumpulkan barang ekspor yang diberitahukan dalam 2 (dua) atau lebih PEB dengan menggunakan 1 (satu) peti kemas sebelum barang-barang ekspor tersebut dimasukkan ke Kawasan Pabean untuk dimuat ke sarana pengangkut.

Pihak yang melakukan konsolidasi terdiri dari :

  • konsolidator yang merupakan badan usaha yang telah mendapat persetujuan sebagai pihak yang melakukan konsolidasi barang ekspor dari kepala kantor pabean
  • eksportir yang melakukan sendiri konsolidasi barang ekspornya
  • eksportir dalam satu kelompok perusahaan (holding company)

Untuk mendapatkan persetujuan sebagai Konsolidator, pengusaha mengajukan permohonan kepada Kepala Kantor Pabean sesuai contoh format ditetapkan.
Persetujuan sebagai konsolidator diberikan dalam hal pengusaha telah memenuhi persyaratan sebagai berikut:
a. menyelenggarakan pembukuan dan bersedia diaudit Oleh Direktorat Jenderal Bea dan Cukai;
b. menyediakan ruang kerja untuk Pejabat Pemeriksa Barang dan Petugas Dinas Luar;
c. mempunyai pegawai yang bersertifikat ahli kepabeanan yang diterbitkan Badan Pendidikan dan Pelatihan Keuangan (BPPK); dan
d. mempunyai tempat untuk kegiatan stuffing.

Untuk melakukan Konsolidasi Barang Ekspor dalam satu kelompok perusahaan, harus ditunjuk Eksportir yang bertanggung jawab atas Konsolidasi Barang Ekspor dari kelompok perusahaan yang melakukan konsolidasi barang ekspornya.
Eksportir yang bertanggung jawab atas Konsolidasi Barang Ekspor harus memberitahukan kepada Kantor Pabean pemuatan tentang:
a. perusahaan-perusahaan yang barang ekspornya akan dikonsolidasikan;dan/atau
b. perubahan atas data perusahaan-perusahaan yang barang ekspornya akan dikonsolidasikan

Tatakerja Konsolidasi Barang Ekspor

1. Konsolidator

  1. Pihak yang melakukan Konsolidasi Barang Ekspor harus memberitahukan konsolidasi barang ekspornya dalam PKBE dan menyampaikannya ke Kantor Pabean pemuatan.
    Pemberitahuan Konsolidasi barang ekspor (PKBE) adalah pemberitahuan Barang Ekspor konsolidasi yang dibuat oleh Konsolidator, Eksportir, atau Eksportir dalam satu kelompok perusahaan, yang berisi rincian seluruh PEB, Nota Pelayanan Ekspor dan dokumen pengiriman barang layanan pos.
  2. Dalam hal barang ekspor dilakukan pemeriksaan fisik, pelaksanaan pemeriksaan fisik dilakukan sebelum dilakukan konsolidasi barang ekspor.

Pemberitahuan Pembetulan Pemberitahuan Konsolidasi Barang Ekspor yang selanjutnya disingkat dengan PP-PKBE adalah pemberitahuan yang berisi rincian data PKBE yang akan dilakukan pembetulan.
Barang Ekspor Cabungan adalah Barang Ekspor yang mendapat fasilitas Pembebasan dan/ atau fasilitas Pengembalian yang wajib diekspor dalam satu kesatuan unit. Diekspor Dalam Satu Kesatuan Unit adalah hasil produksi perusahaan digabungkan menjadi satu kesatuan yang utuh dengan hasil produksi perusahaan lain, namun masing-masing barang masih dapat dipisahkan seperti akumulator yang

2. Kantor Pabean

Pihak yang melakukan Konsolidasi Barang Ekspor harus memberitahukan konsolidasi barang ekspornya dalam PKBE dan menyampaikannya ke Kantor Pabean pemuatan.
Pada Kantor Pabean pemuatan yang dalam sistem pelayanan kepabeanan  menggunakan sistem PDE kepabeanan, penyampaian PKBE dilakukan dengan menggunakan sistem PDE kepabeanan.
Pada Kantor Pabean pemuatan yang dalam sistem pelayanan kepabeanannya tidak menggunakan sistem PDE kepabeanan, penyampaian PKBE  dilakukan dengan menggunakan tulisan di atas formulir.

PKBE dicetak sesuai peruntukannya sebagai berikut:
a.1 (satu) lembar untuk masing-masing Eksportir;
b.1 (satu) lembar untuk pihak yang melakukan konsolidasi;
c.1 (satu) lembar untuk pengusaha TPS;
d.1 (satu) lembar untuk pengangkut;
e.1 (satu) lembar untuk Kantor Pabean pemuatan; dan
f.satu lembar untuk Petugas Pengawasan Stuffing.

A. Pada Kantor Pabean Pemuatan Yang Dalam Pelayanan Kepabeanannya Menggunakan Sistem PDE Kepabeanan.

  1. Eksportir menyerahkan kepada pihak yang melakukan konsolidasi :
    a. barang yang akan diekspor, dalam hal belum didaftarkan PEB ; atau
    b. PEB dan NPE, dalam hal Barang Ekspor telah didaftarkan PEB dan telah diterbitkan NPE.
  2. Dalam hal PEB mendapat respon PPB, dilakukan pemeriksaan fisik barang sesuai tata kerja pemeriksaan fisik Barang Ekspor
  3. Pihak yang melakukan konsolidasi mengisi PKBE secara lengkap dengan menggunakan program aplikasi PKBE dan menyampaikannya ke Kantor Pabean pemuatan.
  4. Sistem Komputer Pelayanan pada Kantor Pabean pemuatan melakukan penelitian kelengkapan pengisian data PKBE dan menerbitkan respon :
    a. NPP, dalam hal pengisian data PKBE tidak lengkap
    b. nomor dan langgal pendaftaran PKBE, dalam hal pengisian data PKBE lengkap
  5. Dalam hal diterbitkan respon NPP, pihak yang melakukan konsolidasi memperbaiki data PKBE dan mengirim kembali ke Sistem Komputer Pelayanan pada Kantor Pabean Pemuatan.
  6. Dalam hal diterbitkan respon nomor dan tanggal pendaftaran PKBE, pihak yang melakukan konsolidasi mencetak PKBE yang telah mendapat nomor pendaftaran.
  7. Dalam hal Barang Ekspor tidak termasuk kriteria wajib dilakukan pengawasan stuffing, pihak yang melakukan konsolidasi melakukan stuffing Barang Ekspor ke dalam peti kemas.
  8. Dalam hal Barang Ekspor termasuk kriteria wajib dilakukan pengawasan stuffing :
    8.1. Pihak yang melakukan konsolidasi menyerahkan PKBE dilampiri dengan PEB dan NPE kepada Pejabat Bea dan Cukai yang mengawasi kegiatan Konsolidasi Barang Ekspor.
    8.2, Peiabat Bea dan Cukai yang mengawasi kegiatan Konsolidasi Barang Ekspor menyerahkan PKBF dilampiri dengan PEB dan NPE kepada Petugas Pengawasan Stuffing.
    8.3. Pihak yang melakukan konsolidasi melakukan stuffing Barang Ekspor ke dalam peti kemas dengan pengawasan Petugas Pengawasan Stuffing.
  9. Dalam hal Barang Ekspor telah dilakukan pemeriksaan fisik di gudang milik Eksportir atau Barang Ekspor dari TPB, Petugas Pengawasan Stuffing meneliti segel pada kemasan Barang Ekspor yang akan di-stuffing. Pelugas Pengawasan Stuffing melakukan penyegelan pada peti kemas dan mencantumkan nomor segel pada PKBÉ dan masing-masing NPE
    Menyerahkan PKBF dan NPE kepada pihak yang melakukan konsolidasi.
  10. 10. Pihak yang melakukan konsolidasi melakukan kegiatan :
    -. pemasukan Barang Ekspor ke Kawasan Pabean tempat pemuatan
    -. pemuatan Barang Ekspor ke sarana pengangkut.
  11. Pihak yang melakukan konsolidasi menerima PKBE yang telah selesai dimuat ke sarana pengangkut dari Petugas Dinas Luar yang mengawasi pemuatan Barang Ekspor di Kantor Pabean pemuatan.
  12. Pihak yang melakukan konsolidasi menyerahkan PKBE kepada Pejabat Bea dan Cukai yang mengawasi kegiatan Konsolidasi Barang Ekspor yang telah diberi catalan pemasukan oleh Petugas Dinas Luar yang mengawasi pemasukan di Kawasan Pabean tempat pemuatan dan catalan pemuatan oleh Petugas Dinas Luar yang mengawasi pemuatan Barang Ekspor.
  13. Pejabat Bea dan Cukai yang mengawasi kegiatan Konsolidasi Barang Ekspor melakukan pencatatan pembukuan dan mendistribusikan [embar PKBE sesuai peruntukannya.
  14. Pihak yang melakukan konsolidasi menatausahakan PKBE. Pada hasil cetak PKBE dicantumkan keterangan “Formulir ini dicetak secara otomatis oleh sistem komputer dan tidak memerlukan nama, tanda tangan pejabat, dan cap dinas”.

B. Pada Kantor Pabean Pemuatan Yang Dalam Pelayanan Kepabeanannya Menggunakan Tulisan Di Atas Formulir.

  1. Eksportir menyerahkan kepada pihak yang melakukan konsolidasi :
    -. barang, yang akan diekspor, dalam hal belum didaftarkan PEB; atau
    -. PEB dan NPE dalam hal Barang Ekspor telah didaftarkan PEB dan telah diterbitkan NPE
  2. Dalam hal PEB mendapat respon PPB, dilakukan pemeriksaan fisik barang sesuai tata kerja pemeriksaan fisik Barang Ekspor
  3. Pihak yang melakukan konsolidasi mengisi formulir PKBE secara lengkap atas PEB yang telah mendapat NPE dan menyampaikannya ke Pejabat Bea dan Cukai yang mengawasi kegiatan Konsolidasi Barang Ekspor dengan dilampiri semua NPE yang tercantum pada PKBE
  4. Pejabat Bea dan Cukai yang mengawasi kegiatan Konsolidasi Barang Ekspor meneliti pengisian data PKBE dan lampirannya.
    Dalam hal pengisian PKBE dan lampirannya tidak lengkap : menerbitkan NPP dan mengembalikan PKBE serta lampirannya kepada pihak yang melakukan konsolidasi untuk diperbaiki.
    Dalam hal pengisian PKBE dan lampirannya telah lengkap : memberikan nomor dan tanggal pendaftaran pada PKBE ; mencatat nomor dan tanggal PkBE pada masing-masing NPE ; menyerahkan PKBE dan NPE kepada pihak yang melakukan konsolidasi.
  5. Dalam hal Barang Ekspor tidak termasuk kriteria wajib dilakukan pengawasan stuffing, memberitahukan kepada pihak yang melakukan konsolidasi untuk melakukan stuffing Barang Ekspor ke dalam peti kemas.
  6. Dalam hal Barang Ekspor termasuk kriteria wajib dilakukan pengawasan stuffing :
    -. menunjuk Petugas Pengawasan Stuffing untuk melakukan pengawasan stuffing.
    -. menyerahkan PKBE dan NPE kepada Petugas Pengawasan Stuffing.
  7. Dalam hal Barang Ekspor telah dilakukan pemeriksaan fisik di gudang milik Eksportir atau Barang Ekspor dari TPB, Petugas Pengawasan Stuffing meneliti segel pada kemasan Barang Ekspor yang akan di-stuffing. Pelugas Pengawasan Stuffing melakukan penyegelan pada peti kemas dan mencantumkan nomor segel pada PKBE dan masing-masing NPE; menyerahkan PKBE dan NPE kepada pihak yang melakukan konsolidasi.
  8. Pihak yang melakukan konsolidasi melakukan kegiatan :
    8.1. pemasukan Barang Ekspor ke Kawasan Pabean tempat pemuatan.
    8.2. pemuatan barang ekspor ke Sarana pengangkut.
  9. Pihak yang melakukan konsolidasi :
    9.1. menerima PKBE yang telah selesai dimuat ke sarana pengangkut dari Pelugas Dinas Luar yang mengawasi pemuatan Barang Ekspor di Kantor Pabean pemuatan.
    10.2. menyerahkan PKBE yang telah diberi catatan pamasukan dan catatan pemuatan dari Petugas Dinas Luar, kepada Pejabat Bea dan Cukai yang mengawasi kegiatan Konsolidasi Barang Ekspor.
  10. Pejabat Bea dan Cukai yang mengawasi kegiatan Konsolidasi Barang Ekspor melakukan pencatatan , pembukuan dan mendistribusikan lembar PKBE sesuai perunlukannya.

Pembatalan dan Pembetulan PKBE 

Pembatalan PKBE

PKBE yang telah disampaikan ke Kantor Pabean pemuatan dapat dilakukan pembatalan.
Pembatalan dilakukan oleh pihak yang melakukan konsolidasi setelah mendapat persetujuan dari Kepala Kantor Pabean pemuatan atau Pejabat Pemeriksa Dokumen.
Persetujuan pembetulan data PKBE, dapat diberikan apabila permohonan diajukan oleh pihak yang melakukan konsolidasi sebelum Barang Ekspor dimuat ke sarana pengangkut.

Pembetulan Data PKBE

PKBE yang telah disampaikan ke Kantor Pabean pemuatan dapat dilakukan pembetulan data.
Pembetulan data PKBE diajukan oleh pihak yang melakukan konsolidasi dengan menggunakan PP-PKBE sebelum Barang Ekspor dimasukkan ke Kawasan Pabean tempat pemuatan.

Dalam hal Barang Ekspor telah dimasukkan ke Kawasan Pabean tempat pemuatan tetapi belum dimuat ke sarana pengangkut, pembetulan data PKBE dapat dilakukan dengan ketentuan :

  • adanya pemberitahuan dari pengusaha TPS yang mengakibatkan pengurangan jumlah Barang Ekspor dari dalam peti kemas dan berkurangnya jumlah dokumen PEB yang tercantum dalam PKBE;
  • pembetulan hanya dapat dilakukan terhadap data jumlah dokumen, nomor dan tanggal PEB; dan
  • mendapat persetujuan Kepala Kantor Pabean pemuatan atau Pejabat Pemeriksa Dokumen.

Pembetulan data PKBE dapat disampaikan dengan sistem PDE kepabeanan atau tulisan di atas formulir. Pembetulan data PKBE dapat dilakukan terhadap semua elemen data, kecuali identitas pihak yang melakukan konsolidasi dan kode Kantor Pabean pemuatan.

Terhadap kesalahan data mengenai identitas pihak yang melakukan konsolidasi dan kode Kantor Pabean pemuatan, dilakukan pembatalan PKBE.

Dalam hal PKBE disampaikan dengan sistem PDE kepabeanan, pembetulan dapat dilakukan dengan ketentuan :

  • pembetulan pertama dapat disampaikan dengan sistem PDE kepabeanan atau tulisan di atas formulir; dan
  • pembetulan selanjutnya hanya dapat dilakukan dengan tulisan di atas formulir.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Shares