Dokumen Pelengkap Pabean

Dokumen Pelengkap Pabean

Dokumen Pelengkap Pabean adalah semua dokumen yang digunakan sebagai pelengkap Pemberitahuan Pabean. Misalnya : invoice, packing list, bill of lading/airway bill, manifes, dan dokumen lainnya yang dipersyaratkan.
Sedangkan Pemberitahuan Pabean adalah pernyataan yang dibuat oleh orang dalam rangka melaksanakan kewajiban pabean dalam bentuk dan syarat yang ditetapkan dalam Undang-Undang Kepabeanan.

Dokumen Pelengkap Pabean digunakan sebagai dasar pembuatan PIB, dan disampaikan ke Kantor Pabean oleh Importir sebagai lampiran PIB dalam hal :

  • diperlukan dalam rangka penelitian pemenuhan ketentuan larangan dan/atau pembatasan, dalam hal Dokumen PelengkapPabean tidak dapat disampaikan melalui Portal INSW;
  • dilakukan penelitian oleh Pejabat yang menangani pemeriksaan dokumen sebelum pengeluaran barang; dan/atau
  • dilakukan pemeriksaan fisik.

Dalam hal diperlukan untuk penelitian dokumen, Pejabat yang menangani pemeriksaan dokumen dapat meminta tambahan Dokumen PelengkapPabean.

Pejabat yang menangani pemeriksaan dokumen, menyampaikan permintaan Dokumen PelengkapPabean kepada importir melalui :
a. SKP;
b. sarana komunikasi elektronik; atau
c. surat.

Importir yang mendapatkan pengakuan sebagai AEO atau importir yang ditetapkan sebagai Mitra Utama Kepabeanan, dikecualikan dari ketentuan penyampaian Dokumen Pelengkap Pabean.

Cara Penyampaian Dokumen Pelengkap Pabean

  • Dokumen Pelengkap Pabean dapat berupa cetakan (hardcopy) atau Data Elektronik. Data Elektronik dapat berupa hasil pemindaian atau data lainnya.
  • Dokumen Pelengkap Pabean dalam bentuk Data Elektronik disampaikan kepada Pejabat yang menangani pemeriksaan dokumen di Kantor Pabean secara elektronik.
    Dalam hal Dokumen Pelengkap Pabean disampaikan dalam bentuk Data Elektronik, importir tidak perlu menyampaikan dalam bentuk cetakan (hard copy).
  • Dokumen Pelengkap Pabean berupa Surat Keterangan Asal (Certificate of Origin). Penyampaian bentuk cetakan (hard copy) tetap diberlakukan sesuai ketentuan mengenai perjanjian atau kesepakatan internasional.
  • Dalam hal SKP di Kantor Pabean mengalami gangguan sehingga importir tidak dapat menyampaikan Dokumen Pelengkap Pabean secara elektronik, importir menyampaikan dalam bentuk cetakan.
    Dokumen PelengkapPabean dalam bentuk cetakan dapat berupa :
    a. dokumen tertulis yang diketik atau dicetak dan ditandatangani oleh orang yang berwenang mengeluarkan dokumen. Dengan atau tanpa dibubuhi stempel perusahaan, yang berfungsi atau dapat dipakai sebagai bukti atau pun keterangan; atau
    b. hasil cetak dokumen elektronik.
    Dokumen hasil cetak elektronik harus memenuhi ketentuan yang mengatur mengenai informasi dan transaksi elektronik dan ketentuan yang mengatur mengenai dokumen perusahaan.
    Pada hasil cetak dokumen elektronik harus :
    a. tercantum keterangan bahwa dokumen tersebut merupakan dokumen elektronik atau hasil cetak dokumen elektronik; atau
    b. dibubuhi stempel bertuliskan “Hasil Cetak Dokumen Elektronik”.
  • Dalam hal barang Impor berupa BKC yang Pelunasan Cukainya dengan cara pelekatan pita cukai, dokumen pemesanan pita cukai disampaikan kepada Pejabat di Kantor Pabean tempat pengeluaran barang.

Dalam hal PIB disampaikan melalui PDE Kepabeanan, penyampaian Dokumen PelengkapPabean dilakukan paling lambat pukul 12.00 pada :

  • hari berikutnya, untuk Kantor Pabean yang telah ditetapkan untuk memberikan pelayanan kepabeanan selama 24 (dua puluh empat) jam sehari dan 7 (tujuh) hari seminggu; atau
  • hari kerja berikutnya, untuk Kantor Pabean yang belum ditetapkan untuk memberikan pelayanan kepabeanan selama 24 (dua puluh empat) jam sehari dan 7 (tujuh) hari seminggu,
    Terhitung sejak Surat Pemberitahuan Jalur Kuning (SPJK), Surat Pemberitahuan Jalur Merah (SPJM) atau Pejabat menyampaikan permintaan dokumen.

Dalam hal PIB disampaikan dalam bentuk tulisan di atas formulir atau dalam bentuk Data Elektronik dengan Media Penyimpan Data Elektronik, penyampaian Dokumen PelengkapPabean dapat dilakukan pada saat PIB disampaikan ke Kantor Pabean atau paling lambat pukul 12.00 pada :

  • hari berikutnya.
    Untuk Kantor Pabean yang telah ditetapkan untuk memberikan pelayanan kepabeanan selama 24 jam sehari dan 7 hari seminggu; atau
  • hari kerja berikutnya.
    Untuk Kantor Pabean yang belum ditetapkan untuk memberikan pelayanan kepabeanan selama 24 jam sehari dan 7 hari seminggu
    Terhitung sejak Surat Pemberitahuan Jalur Kuning (SPJK), Surat Pemberitahuan Jalur Merah (SPJM), atau Pejabat menyampaikan permintaan dokumen.

Dalam hal batas waktu penyampaian Dokumen PelengkapPabean tidak dipenuhi, penyampaian pemberitahuan PIB berikutnya oleh :
a. Importir; atau
b. Importir dan PPJK, dalam hal Importir menguasakan kepada PPJK,
tidak dilayani sampai dengan Dokumen PelengkapPabean disampaikan.

Semoga bermanfaat.
BACA JUGA : Tempat Penyelenggaraan Pameran Berikat

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Shares