Barang Yang Dinyatakan Tidak Dikuasai

Barang Yang Dinyatakan Tidak Dikuasai (BTD)

Barang Yang Dinyatakan Tidak Dikuasai adalah :

  • barang yang ditimbun di TPS yang melebihi jangka waktu 30 (tiga puluh) hari sejak penimbunannya
  • barang yang tidak dikeluarkan dari TPB yang telah dicabut izinnya dalam jangka waktu 30 (tiga puluh) hari sejak pencabutan izin; atau
  • barang yang dikirim melalui Penyelenggara Pos yang ditunjuk :
    Yang ditolak oleh alamat atau orang yang dituju dan tidak dapat dikirim kembali kepada pengirim di luar Daerah Pabean; atau
    Dengan tujuan luar Daerah Pabean yang diterima kembali karena ditolak atau tidak dapat disampaikan kepada alamat yang dituju, dan tidak diselesaikan oleh pengirim dalam jangka waktu 30 (tiga puluh) hari sejak diterimanya pemberitahuan dari Penyelenggara Pos yang Ditunjuk

Barang yang ditimbun di TPS yang melebihi jangka waktu 30 (tiga puluh) hari sejak penimbunannya, merupakan :

  • barang yang sama sekali tidak diajukan pemberitahuan pabean impor
  • barang yang telah diajukan pemberitahuan pabean impor yang telah mendapatkan nmnor dan tanggal pendaftaran, tetapi belum mendapatkan persetujuan pengeluaran impor; atau
  • barang yang telah diajukan pemberitahuan pabean ekspor yang tidak dimuat ke sarana pengangkut.

Dalam hal terjadi pemindahan lokasi penimbunan ke TPS lain, jangka waktu 30 (tiga puluh) hari dihitung sejak barang ditimbun di :

  • TPS asal tempat barang tersebut pertama kali dilakukan pembongkaran, untuk pemindahan lokasi penimbunan dari TPS ke TPS lain dalam kawasan pabean yang sama; atau
  • TPS di kawasan pabean lain, untuk pemindahan lokasi penimbunan dari TPS ke TPS eli kawasan pabean lain.

Barang yang dinyatakan tidak dikuasai dibukukan, dan disimpan di TPP atau tempat lain yang berfungsi sebagai TPP dan dipungut sewa gudang.

Barang yang dinyatakan tidak dikuasai yang :

  • busuk, segera dimusnahkan ;
  • karena sifatnya :
    a. tidak tahan lama, antara lain barang yang cepat busuk seperti buah segar dan sayur segar;
    b. merusak atau mencemari barang lainnya, seperti asam sulfat dan belerang;
    c. berbahaya, seperti barang yang mudah meledak; atau
    d. pengurusannya memerlukan biaya tinggi, seperti barang harus disimpan dalam ruangan pendingin.

segera dilelang dengan memberitahukan secara tertulis kepada importir, eksportir, pemilik barang, dan/atau kuasanya, sepanjang bukan merupakan barang yang dilarang atau dibatasi untuk diimpor atau diekspor sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.

Barang yang dinyatakan tidak dikuasai yang merupakan :

  • barang yang dilarang untuk diimpor atau diekspor dinyatakan sebagai barang yang menjadi milik negara.
  • barang yang dibatasi untuk diimpor atau diekspor dapat diselesaikan kewajiban pabeannya oleh irnportir, eksportir, pemiliknya, atau kuasanya, dalam jangka waktu 60 (enam puluh) hari terhitung sejak disimpan di TPP atau tempat lain yang berfungsi sebagai TPP.
  • bukan barang yang dilarang atau dibatasi untuk diimpor atau diekspor yang tidak diselesaikan kewajiban pabeannya dalam jangka waktu 60 (enam puluh) hari sejak disimpan eli TPP atau tempat lain yang berfungsi sebagai TPP, ditetapkan untuk dilelang oleh Kepala Kantor Pelayanan.

Pejabat Bea dan Cukai memberitahukan secara tertulis kepada importir, eksportir, pemilik barang, dan/ atau
kuasanya untuk segera menyelesaikan kewajiban pabean yang terkait dengan barang yang dinyatakan tidak
dikuasai dalam jangka waktu 60 (enam puluh) hari sejak disimpan eli TPP atau tempat lain yang berfungsi sebagai TPP.

Barang yang dinyatakan tidak dikuasai dapat :

  • diimpor untuk dipakai, setelah bea masuk, cukai, pajak dalam rangka impor, dan biaya lainnya yang terutang dilunasi
  • diekspor kembali, setelah biaya yang terutang dilunasi
  • dibatalkan ekspornya, setelah biaya yang terutang dilunasi
  • diekspor, setelah biaya yang terutang dilunasi; atau
  • dikeluarkan dengan tujuan. TPB, setelah biaya yang terutang dilunasi, paling lama 2 (dua) hari kerja sebelum dilakukan pelelangan.

Demikian semoga bermanfaat.
BACA JUGA : Barang Yang Menjadi Milik Negara (BMN)

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Shares